CHOIR SEKOLAH BM400 RAIH JUARA INTERNASIONAL

JAKARTA — Tim paduan suara Sekolah Bakti Mulya 400 (BM 400 Youth Choir) kembali menjadi juara internasional. Sebelumnya tim tersebut menjadi juara pada kegiatan  The 3rd Bandung Coral Society (BCS) World Virtual Choir Festival pada Mei 2021.

Kali ini, BM 400 Youth Choir meraih medali perak untuk kategori Teenager’s Choir  pada The 10th Bali International Choir Festival (BICF) 2021 yang diselenggarakan oleh lembaga yang sama pada tanggal 1 sampai 5 Desember 2021.

Koordinator kegiatan, Drs.Ajibandi, yang sekaligus asisten manager sekolah bidang kesiswaan menyampaikan informasi persiapan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan paduan suara Sekolah Bakti Mulya 400 diminati oleh siswa terutama siswa SMP dan SMA.

Tim paduan suara Sekolah Bakti Mulya 400 (Bakti Mulya 400 Youth Choir) meraih medali perak pada The 10th Bali International Choir Festival (BICF) 2021.

Oleh karena itu “untuk membentuk anggota BM 400 Youth Choir dilakukan seleksi suara calon peserta sampai akhirya terpilih 23 siswa”.

Ajibandi menuturkan bahwa selama persiapan lomba, semua siswa sangat bersemangat. Kegiatan tersebut berlangsung secara luring maupun daring. “Orang tua dan guru juga berperan penting dalam mendorong semangat mereka tetap tinggi dalam meraih kemenangan”, tandas Ajibandi.

Lebih lanjut menurut pendamping sekaligus pelatih lomba, Boy Natanael Naffi: “Kompetisi paduan suara internasional tersebut diikuti oleh tim-tim paduan suara dari berbagai negara di Eropa antara lain Kanada, Polandia, Italia serta berbagai negara di Asia seperti India, Thailand, Malaysia, Filipina dan lainnya. Selain itu, kompetisi internasional ini juga dinilai oleh berbagai juri profesional”.

Oleh karena itu, lanjut Boy Natanael, BM 400 Youth Choir ini telah berhasil membuktikan kerja keras, dedikasi, serta komitmen berlatih selama enam bulan sebelum kegiatan berlangsung.

“Hasilnya lagu ‘Soleram’ yang dibawakannya terdengar merdu sesuai warna suara yang dimiliki oleh siswa”, ungkapnya.

Sementara itu, Hadi Suwarno. M.Pd, manager Sekolah BM 400 memberikan apresiasi kepada semua tim BM 400 Youth Choir. “Dengan perolehan juara pada setiap kegiatan besar, sudah selayaknya kegiatan tersebut menjadi ajang aktualisasi siswa Bakti Mulya 400 di tingkat dunia”, harapnya.

PENTAS SENI VIRTUAL ANIMALS IN THE JUNGLE KB/TK BAKTI MULYA 400

Animals in The Junglemerupakan pentas seni penuh pesan moral. Pentas seni virtual oleh siswa KB/TK Bakti Mulya 400 tersebut  disiarkan secara streaming melalui You Tube Sekolah Bakti Mulya 400 tersebut pada Minggu, 13 Juni 2021 mulai pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Menurut Kepala KB/TK Bakti Mulya 400, Neneng Huliah, S.Ag, maksud dan tujuan kegiatan pentas seni ini adalah untuk mengembangkan potensi bakat, minat seni serta penghargaan hasil belajar mengajar anak selama satu tahun ajaran 2020/2021. Di dalamnya siswa dapat mengembangkan kreatifitas, meningkatkan konsentrasi dan disiplin, menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, aktualisasi diri dan berani tampil untuk menari dan berdialog sesuai peran yang dimainkan.

Kegiatan ini juga sekaligus sebagai acara puncak tema bagi setiap angkatan kelas, yaitu Kelompok Bermain (KB) Kelas Bintang dan Bulan, Taman Kanak-kanak (TK) A dan TK B.

Deayu Anugraha, selaku Ketua FKOM KB/TK Bakti Mulya 400 menyambut gembira dengan kegiatan kolaborasi guru dan orang tua dalam mementaskan anak-anak. Selaras dengan hal tersebut, Firiani Lubis selaku ketua pentas seni tahun ini, berharap agar acara yang dikemas dalam bentuk opera ini dapat menjadi hiburan keluarga di tengah pendemi sembari tetap menjaga protokol kesehatan.

Pada pentas seni tahun ini mengusung konsep kehidupan satwa. Ceritanya berkisah tentang kehidupan binatang-binatang di sebuah hutan.

Salah satu keluarga harimau mempunyai anak bernama Kimbo. Layaknya anak-anak, Kimbo senang bermain dengan teman-temannya. Pada suatu hari, Kimbo pergi bermain tanpa pamit kepada ibunya. Saat sedang asik bermain, datanglah kawanan hyena yang ingin ikut bermain.

Tetapi Kimbo tidak menyukainya dan meminta hyena untuk pergi. Hyena tidak terima dengan perlakuan Kimbo dan mengadukan kepada teman-tema hyena lainnya. Sehingga para hyena tersebut ingin menyerang Kimbo. Ibu Kimbo khawatir mendapat kabar bahwa anaknya sedang dalam bahaya.

Naluri seorang ibu yang tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada anaknya, membuat seorang ibu melakukan apappun demi melindungi anak tercinta.

Rangkain cerita ini dapat diambil hikmah dan tujuan.  Pertama, agar anak memiliki budi pekerti luhur dan hormat kepada orang tua. Kedua, seorang ibu akan selalu menyayangi anaknya sepanjang hayat.

Baca Juga : WISUDA SMP BAKTI MULYA 400 LULUSKAN GENERASI GEMILANG

Dilihat sebagai upaya pengembangan bakat minta siswa, kegatan pentas seni ini menunjukkan kesungguhan KB/TK Bakti Mulya 400 dalam mengembangkan potensi peserta didiknya. Siswa dikembangkan tidak kemampuan akademik namun juga bidang non akademik. Selain itu siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan aneka kreasi gerak, tari dan bernyayi sesuai karakter peran yang dijalankan pada pentas seni tersebut.

Satu hal yang perlu diapresiasi pada pentas seni kali ini dilaksanakan secara virtual. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara guru dan orang tua dalam mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh bersama putra-putri mereka di rumah. Sebuah upaya yang luar biasa.

ONE STUDENT ONE i-PAD BAKTI MULYA 400

Demi terselenggaranya pembelajaran digital yang berkualitas SMP Bakti Mulya 400 meluncurkan program One Student One iPad, setiap siswa baru di kelas VII mendapatkan IPad.

Dengan melakukan protokol kesehatan siswa didampingi orang tua siswa kelas VII SMP Bakti Mulya 400 datang bergiliran untuk mendapatkan iPad dari sekolah. Kegiatan ini berlangsung dua hari pada Selasa 15 Desember 2020 dan Rabu, 16 Desember 2020.di sekolah yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Sebelum terjadi wabah Covid 19, SMP Bakti Mulya 400 telah merancang pembelajan dengan bahan ajar yang tersedia secara digital yang dikemas dengan device iPad ini. Pemberian iPad kepada siswa tersebut merupakan penerapan digital learning dan  inovasi pembelajaran berbasis digital di sekolah.

Menurut Manager Sekolah Bakti Mulya 400, Hadi Suwarno, M.Pd. “Tujuan pemberian iPad kepada siswa adalah untuk menciptakan iklim belajar berbasis digital dan paperless school. Sehingga sswa mendapatkan sumber pelajaran yang up to date. Dengan demikian diharapkan siswa lebih mampu menerapkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari”.

Salah satu siswa penerima iPAD

Dalam kesempatan tersebut orang tua dan siswa berkesempatan untuk menerima penjelassan tentang learning management sistem (LMS) dari wali kelas. Selain itu disediakan stand konsultasi tentang Apple Education dari Story-i Apple Premium Reseller. Perwakilan Story-i, Cynthia Christine, S.I.A. SE. menyambut gembira kerjasama yang dilakukan dengan Sekolah Bakti Mulya 400 sekaligus berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik.

Sementara itu menyinggung pemanfaatan program One Student One iPad, Kepala SMP Bakti Mulya 400, Rike Anwari, S.Si. mengatakan “iPad ini dimanfaatkan untuk mengelola pembelajaran siswa secara mandiri dengan bimbingan guru”

Pengelolaan pembelajaran tersebut meliputi tiga hal: Pertama siswa mampu melakukan inkuiri dengan cara mengeksplorasi informasi dari sumber yang tersedia di internet. Kedua siswa mampu melakukan elaborasi data-data yang diperoleh untuk kemudian berkolaborasi dengan teman yang lain dalam jaringan online. Ketiga siswa mampu berkreasi dan berinovasi sehingga menghasilkan karya yang dapat dipresentasikan, dicetak, diperagakan dan dipamerkan.

Rike Anwari juga menambahkan: “Pada dasarnya iPad ini diberikan sebagai bagaian dari proses penerimaan siswa baru. Dengan demikian siswa baru yang masuk ke SMP Bakti Mulya 400 setelah menyelesaikan syarat administrasi akan mendapatkan iPad ini”.

Salah satu orang tua yang hadir pada kegiatan tersebut merasa puas atas fasilitas yang diberikan oleh sekolah. Rosa Rosdaryanti, salah satu orang tua murid kelas VII-1 mengatakan: “Ini merupakan kepedulian sekolah terhadap anak didik. Terimakasih BM400 sudah memberi penghiburan kepada anak saya, BM400 yang memberikan kemudahan fasilitas, kesempatan sehingga anak kami melebihi ekspektasi kami”.

Program One Student One iPad merupakan bagian dari mewujudkan visi sekolah Bakti Mulya 400 yaitu menjadi sekolah berstandar internasional yang membangun komunitas pembelajar dengan mengoptimalkan seluruh potensi peserta didik.

Selamat atas “Certificate of Completion”

SELAMAT…

Dalam suasana Work from Home dan Home Learning yang sangat padat, kerja keras Ibu/Bapak guru dalam menyelesaikan training Cambridge pantas mendapatkan apresiasi. Selamat atas diperolehnya “Certificate of Completion” kepada:

Ms Rike Anwari, Cambridge IGCSE Biologi
Ms Epih Syarifah, Cambridge IGCSE English
Mr Edy Hermawan, Cambridge IGCSE Physics
Ms Salianti, Cambridge AS & A Level Mathematics
Mr Agus Ahmad Irvan, Cambridge AS & A Level English

Semoga semakin meningkatkan kualitas program Cambridge Sekolah Bakti Mulya 400.